Jangan Terprovokasi, Tetap Akur

umuh
MENAHAN DIRI: Manajer Persib, Umuh Muhtar, meski mengaku berduka cita dan menyesal terhadap kembali terjadinya satu orang bobotoh meninggal sebelum pertandingan Persib kontra Persegres di gelar beberapa waktu lalu. Dia tetap meminta para bobotoh untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, biarkan kasusnya ditangani pihak kepolisian.
0 Komentar

Sementara itu, Kapten Persib, Atep turut berbelasungkawa atas meninggalnya Rovi. Dia berharap tak hanya pihak berwajib yang turun tangan, namun penyelenggara turnamen atau PSSI pun harus menberikan tindakan tegas.

“Harusnya ada tindakan tegas dari PSSI ataupun penyelenggara, kalu ini dibiarkan bakal ada dendam-dendam sehingga nantinya akan menimbulkan aksi balas dendam,” kata Atep.

Atep meminta emosi bobotoh tidak ikut tersulut atas kejadian ini. Dia mengimbau lebih baik menunggu tindakan dari pihak kepolisian.

Baca Juga:Tiga Pasangan Ditetapkan sebagai Calon Wali Kota CimahiKlaim Distribusikan KIS Merata

“Yang pasti himbauan kalau di dunia maya lebih rame dan panas, padahal aslinya tidak sepeti itu saya berharap tidak besar lagi, jangan membuat besar lagi di dunia maya atau pun nyata,” ucapnya.

Adapun pentolan bobotoh, Yana Umar pun meminta pihaknya jangan cepat terprovokasi dengan pemberitaan yang ada di berbagai media sosial. Dia mengimbau bobotoh bisa menjaga diri untuk tidak melakukan aksi balas dendam.

“Semoga pihak berwajib bisa menindak dengan tegas para pelaku. Saya mengimbau jangan dulu terprovikasi. Karena ada yang berwenang, kita serahkan kepada mereka,” kata Yana. (bbs/ign)

0 Komentar