bandungekspres.co.id, JAKARTA – Masyarakat yang berencana mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi harus mempersiapkan kendaraan dan vitalitas tubuh sebaik-baiknya. Sebab, berdasar prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa bakal dikepung hujan.
Merujuk peta prakiraan hujan bulanan BMKG, sepanjang Pulau Jawa akan diguyur hujan dengan curah sedang selama Juli. Guyuran hujan dengan curah sedang juga terjadi di sepanjang Sumatera dari Aceh sampai Lampung. Namun, curah hujan itu masih bersifat di bawah normal.
Secara umum, curah hujan pada Juli nanti tidak setinggi bulan ini. Meski begitu, sebaran hujan masih merata seperti Juni. Daerah yang menjadi rute favorit jalur mudik di Jawa seperti pantura (pantai utara) dan jalur selatan juga tidak lepas dari guyuran hujan.
Baca Juga:Korban Terus Bertambah, Kerugian Tembus Rp 867 JutaSiapkan Rp 10,7 Triliun UPK, BI Jabar Gagas Gerakan Gepuk
Kasub Bidang Informasi Meteorologi BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan, rilis data prakiraan hujan akan terus diperbarui. Menurut dia, data prakiraan mendekati Juli nanti lebih akurat daripada yang tertera saat ini. ”Untuk lebih pastinya, sebaiknya tunggu update data prakiraan di pengujung Juni,” jelasnya.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus Subagyo Swarinoto mengungkapkan, pemantauan prakiraan cuaca pada masa mudik bisa merujuk data 10 hari menjelang Lebaran. Berdasar data prakiraan cuaca bulanan, menurut dia, tidak banyak daerah yang mengalami intensitas hujan lebat pada awal Juli. ”Masyarakat sebaiknya terus melihat perkembangan prakiraan cuaca terkini,” jelasnya.
Masyarakat diperkirakan mulai mudik pada Jumat (1/7) dan puncaknya Sabtu (2/7). Nah, data prakiraan 2-3 hari sebelum masa puncak mudik itu lebih akurat ketimbang pemantauan dalam waktu yang cukup lama seperti sekarang.
Yunus mengatakan, BMKG akan selalu berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan serta operator transportasi untuk urusan sharing data prakiraan cuaca.
Yunus menambahkan, BMKG sudah mengeluarkan data waspada hujan lebat pada 17 Juni. Dalam surat itu, masyarakat di sejumlah wilayah diminta untuk meningÂkatkan kewaspadaan.
Kewaspadaan tersebut terkait dengan potensi bencana akibat hujan tinggi seperti banjir, banjir bandang, genangan air, dan pohon tumbang. Berdasar surat BMKG itu, daerah yang bakal diguyur hujan lebat adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kemudian, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung. Hujan lebat juga bakal menerjang Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Selain itu, kondisi serupa diperkirakan terjadi di Maluku dan Papua.
