Manfaatkan Pengakuan Global atas Produk Herbal

MARTHA-TILAAR
Martha Tilaar adalah pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang kosmetika dan jamu dengan nama dagang Sariayu.
0 Komentar

”Sepulang dari sana, saya bilang ke insinyur saya untuk membikin cetakan lipstik merah dan gold dalam satu produk,” kenang Martha. Produk yang terinspirasi dari obrolannya dengan perempuan Minang itu mencatat kenaikan penjualan hingga 400 persen. ”Jadi, saya enggak sampai PHK karyawan, malah banyak yang lembur,” ucapnya. Kini, dengan total karyawan sekitar 5 ribu orang, omzet Martha Tilaar Group lebih dari Rp 2 triliun.

Dengan karyawan yang 70 persennya perempuan, Martha turut berupaya memberdayakan perempuan Indonesia. Dia membuat Martha Tilaar Training Centre untuk menghasilkan terapis-terapis spa berkualitas. Pelatihan gratis, bahkan peserta mendapatkan uang saku Rp 800 ribu per bulan. Nanti, setelah menuntaskan pelatihan, mereka ditempatkan di tiap cabang Martha Tilaar Salon & Day Spa.

Sejak beberapa tahun belakangan, Martha mulai menyerahkan bisnis kepada anak-anaknya sebagai penerus. Bryan, Pingkan, Wulan, dan Kilala. Meski begitu, perjuangan Martha belum selesai. Dia terus berusaha melestarikan produk herbal tanah air. Kegigihan Martha berbuah. Pada 2010 Martha Tilaar Group menjalin kerja sama untuk membuka program magister ilmu herbal di Universitas Indonesia. Sembilan orang dari tim research & development Martha Tilaar menjadi dosen. Martha pun sesekali memberikan kelas. (nor/c10/sof/rie)

0 Komentar