Satu Pabrik Kesurupan Massal

bandungekspres.co.id– Entah karena faktor kecapekan atau sebab mistis, puluhan karyawan pabrik garment di PT Bintang Indah Garment di Jalan Sultan Agung RT 06/05, Medansatria, ramai-ramai kehilangan kesadarannya.

C_Sepabrik-Garmen-Kesurupan-Massal -
ARIESANT/RADAR BEKASI

TAK SADARKAN DIRI: salah satu korban kesurupan massal di pabrik
garmen PT Bintang Indah Garmen, Medansatria, kemarin

Sebanyak 30 karyawannya diduga mengalami kesurupan saat mau memasuki jam kerja pada pukul 07.30 pada Senin (11/1). Tak pelak, kejadian tersebut dikaitkan dengan cerita-cerita mistik.

Sebelum kejadian kesurupan massal, karyawan baru saja pulang liburan dari pantai Pelabuhanratu, Sukabumi, pada Minggu (10/1). Dan saat berlibur sesuatu terjadi pada salah satu karyawan bernama Nia yang tewas tergulung ombak saat bermain air bersama rekan kerjanya. Nia yang diketahui sebagai warga Babelan ini hilang terbawa ombak besar dan saat ditemukan tim pencari, keadaan Nia sudah tak bernyawa. Setelah kejadian tersebut rekan-rekan Nia lainnya di pulangkan dengan rasa duka yang mendalam.

Liburan yang menjadi petaka itulah dikaitkan dengan terjadinya kesurupan massal di tempat Nia bekerja. Seperti yang diungkapkan salah satu karyawan, Rani yang mengatakan sebelum jam masuk kerja kejadian yang menimpa Nia memang jadi pembicaraan. Tak sedikit rekan-rekan Nia yang menyayangkan kejadian tersebut dan tidak percaya Nia telah tewas di saat liburan.

’’Biasakan sebelum masuk kerja pada kumpul dulu. Nah teman-teman pada ngomongin Nia. Ya gak percaya, kasian banget nasib Nia. Nah pas jam masuk kerja tiba-tiba teman ada yang jatuh lemes terus ngomongnya ngelantur sambil teriak-teriak,” ungkapnya

Rani melanjutkan setelah satu orang kesurupan kemudian berlanjut ke karyawan lain yang tiba-tiba saja hilang kendali dengan berteriak. “Jadi takut yang satu kesurupan pas lagi dipegangin yang satu lagi kesurupan juga jadi banyak yang kesurupannya,” imbuhnya

Sementara Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota Inspektur Satu Puji Astuti mengatakan bahwa kronologis kejadian sekitar pukul 07.30, saat itu karyawan masuk ke perusahaan secara bersama-sama memang benar karyawan baru saja pulang piknik ke Pelabuhanratu pada Minggu (10/1) malam kemarin tapi tidak ada hubungannya dengan kejadian yang menimpa salah satu rekannya tersebut.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan