Berbuih tapi Tak Lengket di Badan

kolam air soda
0 Komentar

”Keluarga kami pun mengusahainya hingga berkembang seperti sekarang ini. Pengunjung dari berbagai daerah dan negara asing terus berdatangan,” katanya.

Pakar geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Amin Widodo membenarkan bahwa munculnya air soda ke permukaan tanah termasuk kejadian alam yang langka. ”Penyebab kejadian munculnya belum bisa dipastikan secara jelas,” kata Amin.

Menurut dia, kedekatan lokasi dengan gunung berapi sangat berpeluang memunculkan air soda. ”Sering kali kondisi dekat gunung berapi adalah air hangat, hampir sama dengan kondisi air soda. Hanya, karakternya berbeda dengan air pada umumnya,” terang Amin.

Baca Juga:Bawaslu Gandeng Pramuka Kwarda JabarWakil Bupati Cirebon Divonis Bebas

Mengenai manfaat, rata-rata pengunjung mengaku badan menjadi lebih enteng dan kulit terasa lebih halus setelah mandi di Aek Rara. ”Pegal-pegal jadi hilang,” ujar Oppotua Lumbantobing, seorang warga sekitar yang kerap mandi di Aek Rara. Namun, Amin mengatakan, untuk memastikannya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut. ”Air soda memiliki kandungan air dan gas, bukan material. Jadi, masih sulit dibayangkan manfaat apa yang bisa digunakan selanjutnya,” kata Amin.

Meski demikian, kandungan air soda dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik. ”Air soda ini termasuk panas bumi yang mungkin bisa jadi sumber listrik,” ujarnya.

Sayang, seperti diakui Ambos, sampai sejauh ini belum ada penelitian mendalam tentang fenomena alam di kolam keluarganya itu. Bahkan, Pemkab Tapanuli Utara baru pada 2004 menjadikannya destinasi wisata resmi.

Sampai kini fasilitas di sana masih tergolong minim. Pondok peristirahatannya kurang banyak, lokasi parkir terbatas, dan kamar mandi serta kamar gantinya kurang layak.

Dengan segala keterbatasan itu, Pemandian Aek Rara tiap minggu rata-rata masih bisa mendatangkan 2.000 pengunjung. Seperti juga tempat wisata lain, paling ramai biasanya tiap akhir pekan. Tarif masuknya pun murah, hanya Rp 7.000.

Ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi siapa pun yang ingin mandi di kolam berbuih itu. Di antaranya, dilarang bicara kotor atau memaki dan berpikir negatif. ”Saya tak tahu apa akibatnya kalau aturan itu dilanggar. Tapi, di pemandian alam kayak gini, mending dipatuhi saja,” kata Desi.

0 Komentar