Sementara itu, pelatih Brasil Dunga yakin jika timnya bisa memetik poin di Buenos Aires. Kondisi lini depan Argentina yang ompong akan dieksplorasi dengan semaksimal mungkin.
Dunga merasa lebih konfiden dengan kehadiran David Luiz serta Neymar. Luiz sempat absen saat Brasil menang 3-1 atas Venezuela (13/10) lalu. Bek PSG itu sempat menderita cedera hamstring.
Sedang Neymar ini adalah laga perdana setelah pemain Barcelona itu absen di empat laga Selecao—julukan Brasil. Neymar terakhir kali membela Brasil saat kalah oleh Kolombia di perempat final Copa America 2015.
Baca Juga:Gempa 5,6 SR Kagetkan WargaNeill Optimistis, Publik Pesimistis
”Pertandingan klasik Amerika Latin antara Brasil versus Argentina selalu menyulitkan. Ada urusan yang lebih penting dibandingkan sekedar hasil laga. Kalau menang, publik akan mengenangnya seperti laga biasa. Kalau kalah, maka tekanan besar akan menghinggapi kami,” tutur Dunga seperti dikutip Goal.
Neymar akan ditopang gelandang kreatif seperti Willian atau Dougls Costa jika dipercaya. Kemampuan Willian dan Costa bermain melebar di sisi kanan dan kiri di klubnya, Chelsea dan Bayern Muenchen, sangat membantu Neymar di lini depan.
Dunga sendiri sepertinya akan memakai formasi 4-3-3. Lini penyerangan Brasil bertumpu kepada Neymar, Willian, dan Costa.
”Kami juga akan memperhatikan sektor pertahanan. Kedatangan Luiz membuat tenang. Kami dan Argentina sama-sama tahu kekuatan dan kelemahan. Tinggal secerdik apa kami mengeksplorasi permainan,” tambah Dunga. (dra/rie)
[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]
Susunan pemain
Argentina (4-3-3) : 1-Romero (gk); 4-Peruzzi, 17-Otamendi, 16-Funes Mori, 3-Roncaglia; 6-Perez, 14-Mascherano (C), 10-Pastore; 7-Di Maria, 9-Higuain, 20-Correa.
Pelatih: Gerado Martino
Brasil (4-3-3): 1-Jefferson (gk); 15-Dani Alves,3-Miranda, 4-Luiz, 16-Felipe Luis; 17-Gustavo, 8-Elias, 19-Willian; 7-Costa, 21-Hulk, 10-Neymar (C)
Pelatih: Dunga
[/box]
