Bandung Mengejar Adipura

Plakat Adipura
TAK TERAWAT: Plakat Adipura yang dibangun pada sebuah tugu di persimpangan Jalan Padjajaran-Dr Cipto hilang beberapa waktu lalu.Tugu yang dibangun sejak tahun 2006 hingga 2007 silam saat Dada Rosada menjadi Wali Kota Bandung. hilang sejak bulan November 2014 lalu.
0 Komentar

bandungekspres.co.id – Guna mempresentasikan program Kota Bandung pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam upaya meraih penghargaan Adipura, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terbang ke Jakarta, kemarin.

Emil, sapaan akrab Wali Kota, mengklaim telah dipanggil Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, terkait tahap akhir Adipura yang menyatakan bahwa Kota Bandung masuk dalam finalis Adipura. Jadi harus dipresentasi agar bisa meraihnya. ’’Sore ini (kemarin) juga saya akan berangkat menghadap Menteri LHK,” katanya.

Emil memaparkan, Kota Bandung memiliki peluang besar untuk mendapat predikat sebagai kota terbersih di Indonesia, dalam pencapaiannya tentunya harus dengan dipresentasikan strategi dan pencapaian, seperti yang selama ini sedang dilakukan. ”Untuk  all out presentasinya,” ucap Emil.

Baca Juga:Pelanggaran Lalu Lintas MeningkatJKN Potensi Munculkan Fraud

”Kota Bandung harus bisa meraih gelar Adipura, karena sudah 17 tahun Bandung tidak dipandang sebagai kota bersih,” ungkapnya.

Emil menegaskan, Bandung kalau bisa masuk di kelompok paling bawah pun tidak masalah. Tapi kalau nilainya tetap 73 bisa dapat penghargaan itu, meskipun nilai 73 itu belum masuk yang terbaik. Menurutnya, permasalahan kebersihan ini menjadi tantangan kota metropolitan seperti Bandung, namun demikian bisa berkurang dengan program inovasi berbasis kewilayahan. Karena Bandung punya 1.500 tukang bersih-bersih dan telah meng-upgrade inovasi, seperti biodigester, dan mobil penyapu.

”Kita juga telah mencanangkan strategi mengubah gaya hidup, dengabn gerakan pungut sampah yang sedang berproses,” tegas Emil. (mg.dn/vil)

0 Komentar