oleh

Atlet Voli Putri Jabar Digoda Jatim

BANDUNG – Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Jawa Barat berharap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar memfasilitasi pelaksanaan Pelatda PON XIX/2016. Hingga saat ini, Pengprov PBVSI Jabar belum menggelar pelaksanaan pelatda secara optimal.

Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov PBVSI Jabar Yamin Nuriman menyebutkan, saat ini pihaknya sudah melakukan proses seleksi pemain untuk tim bola voli indoor putra dan tim bola voli pasir putra putri. Namun dari hasil seleksi tersebut, pihaknya belum bisa melakukan tahapan selanjutnya.

Pengprov PBVSI Jabar pun berencana memasukkan 18 pemain putra dan putri atau 150 persen pada pelatda bola voli indoor. Namun, pihaknya masih dipusingkan dengan tambahan dana untuk pemain tambahan tersebut.

”Sebanyak 24 pemain putra sudah kita seleksi, begitupun pemain putra dan putri bola voli pasir. Namun kuota untuk tim inti bola voli indoor hanya difasilitasi KONI Jabar sebanyak 12 pemain. Itu kuota 100 persen,” tegas Yamin saat ditemui wartawan di sekretariat Pengprov PBVSI Jabar, Jalan Lodaya, Kota Bandung, kemarin (11/3).

Baca Juga:  Kapan Tepatnya Zakat Fitrah Dibayarkan? Begini Penjelasan MUI Kota Bandung

Tak hanya itu, lanjut Yamin, pihaknya pun sudah menyiapkan rancangan program untuk pelaksanaan Pelatda PON XIX/2016 cabang olahraga bola voli, khususnya di indoor. Proses pelaksanaan Pelatda PON XIX sendiri, diakui Yamin sudah digelar sejak tahun 2014 sendiri.

”Tapi semuanya butuh dukungan finansial yang memadai. Untuk mencetak juara, harus didukung juga dengan finansial. Itu tidak bisa dihindari,” tegasnya.

Yamin menambahkan, tim bola voli indoor putri menjadi tumpuan Jawa Barat untuk meraih medali emas pada PON XIX/2016. Meski belum melakukan seleksi pemain, pihaknya mengaku sudah mengetahui gambaran kasar dari tim bola voli indoor putri.

Baca Juga:  Menko Airlangga Hartarto Pastikan Penanganan Pandemi Sudah Sesuai Jalur

”Saat ini, sebanyak 12 pemain bola voli indoor putri Jabar sedang berlaga di Proliga bersama klub masing-masing. Secara gambaran kasar, kita sudah punya gambaran. Meski demikian, kita tetap akan lakukan seleksi biar fair,” ujar Yamin.

Untuk seleksi tim putri indoor, Yamin menyebut sudah memanggil sebanyak 18 pemain. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 pemain akan masuk dalam kancah pelatda. Dan enam pemain diantaranya, diproyeksikan sebagai pemain utama dan mendapatkan skala prioritas. Keenam pemain tersebut pun akan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia pada ajang SEA Games 2015 Singapura.

”Satu diantaranya adalah Amalia Fajrina yang menjadi motor keberhasilan Jabar meraih emas di PON XVIII Riau. Tapi saat ini, Aliya -panggilan Amalia Fajrina- tengah dibujuk pindah oleh Jawa Timur. Dan kami berharap, Jabar bisa mempertahankan dia karena saat ini Aliya merupakan spiker terbaik putri di Indonesia. Tak hanya Aliya, beberapa pemain inti pun tengah diincar daerah lain,” tuturnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Luncurkan Gerakan Cinta Zakat

Untuk itu, pihaknya berharap dukungan KONI Jabar bisa lebih optimal bagi keenam pemain utama karena diprediksi menjadi tulang punggung Jabar di PON XIX. Salah satunya dari dukungan uang saku atlet yang harus lancar setiap bulannya.

”Uang saku itu sempat terhendat hingga akhir tahun 2014 lalu hingga saat ini. Kalau seperti ini terus, kita tidak punya alasan untuk mempertahankan atlet andalan kita. Bahkan Aliya sendiri sudah diming-imingi pekerjaan oleh pihak Jatim karena dia sudah selesai kuliah pada Mei 2015 mendatang,” tegasnya. (iki/asp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga