Pihaknya mencatat, setidaknya ada lebih dari seratus pelabuhan tikus di Sumatera, belum lagi di Kalimantan dan Sulawesi. Kondisi itu membuat pengawasan barang yang beredar sulit dilakukan. ’’Jumlah pelabuhan tikus terlalu banyak. Di Sumatera bagian timur, ada 100-an, Batam ada puluhan, belum lagi Kalimantan,’’ sebutnya. (wir/c11/kim/rie)
Beras Negara Tetangga Banjiri Pasar
