oleh

APBD 2021 Defisit Rp 231 Miliar

CIMAHI – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi Tahun Anggaran 2021 sudah disepakati antara eksekutif dan legislatif pada Sabtu (28/11) malam.

Persetujuan itu tersaji dalam rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita. Rancangan APBD Kota Cimahi tahun 2021 merupakan hasil kesepakatan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Cimahi.

Berdasarkan hasil pembahasan antara TAPD dan Badan Anggaran DPRD Kota Cimahi yang telah dilaksanakan, pendapatan dalam Rancangan APBD tahun anggaran 2021 mencapai Rp1.149.589.075.498. Besaran APBD itu mengalami penurunan sebesar Rp310.674.661.507,57.

”Jadi turun 21,28 persen dari APBD tahun anggaran 2020 yang  sebesar Rp1.460.263.737.005,57,” ungkap Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.

Besaran APBD tersebut digunakan untuk kebutuhan belanja yang diperkirakan mencapai Rp1.380.808.782.263,00. Besaran belanja daerah itu mengalami penurunan sebesar Rp161.167.017.475, atau 10,45 persen dari APBD tahun anggaran  2020 sebesar Rp1.541.975.799.738,02.

Belanja daerah dialokasikan untuk membiayai belanja operasi sebesar Rp1.220.246.981.275, belanja modal sebesar Rp146.681.715.098, Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp13.880.085.890.

”Belanja yang bersifat mengikat dan belanja prioritas Pemerintah Kota Cimahi sesuai amanat perundang-undangan, pemenuhan urusan sesuai dengan SPM dan belanja lainnya,” tegas Ngatiyana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.