oleh

Capaian Sertifikasi Tanah Baru 48 Persen

BANDUNG – Sertifikasi tanah di Jawa Barat (Jabar) sejauh ini masih belum mendapat perhatian dari masyarakat. Meski pemerintah pusat meluncurkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) warga Jabar yang baru memiliki sertifikat tanah baru 48 persen sampai November 2019.

Kepala kanwil BPN Provinsi Jabar, Yusuf Purnama mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar warga yang belum memiliki sertifikat tanah segera mendaftarkannya. Akan tetapi, Sertifikasi di Kabupaten Bogor memiliki hasil terbaik dengan perolehan mencapai  6 Juta sertifikat Hingga Oktober.

‘’Program Sertifikat Tanah di Kabupaten Bogor Capai 95 Persen sedangkan beberapa wilayah seperti Cimahi, Kota Bandung, Kota Cirebon dan Sukabumi sertifikasi tanah sudah hampir rampung,’’jelas Yusuf kepada wartawan, Senin, (11/11).

Kendati begitu, capaian sertifikasi tanah di Priangan Timur yang masih rendah disebabkan beberapa faktor. Di antaranya masyarakat yang belum memahami pentingnya menyertifikatkan tanah dan nilai ekonomis yang diperoleh. “Secara umum Jabar masih punya minus di Priangan Timur masih rendah,” ungkapnya.

Dia menegaskan jika kepemilikan tanah bukan berdasarkan patok atau girik. Namun berdasarkan undang-undang no 5 tahun 1960 tentang agraria adalah sertifikat. “Kepemilikan tanah bukan patok atau girik tapi sertifikat berdasarkan UU 60 harus ada pengukuran dan dipetakan,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.