oleh

Seniman Lukis Jelekong Khawatirkan Gulungtikar

Upaya untuk meminta bantuan pinjaman modal telah dilakukan sampai ke tingkat menteri. Para pengurus KPMJ datang ke Jakarta dan Provinsi Jabar untuk menemui para pejabat dan sejumlah dinas terkait dengan kucuran bantuan tersebut. Namun sayang, langkah mereka lagi-lagi terhenti. ”Alasannya proposal yang diajukan oleh kami tidak lengkap, sehingga kami terpaksa bolak balik ke Jakarta dan provinsi Jabar. Bahkan Dede Yusuf yang sempat menjanjinkan bantuan pinjaman ternyata tidak ada realisasinya juga. Jadi harus kemana lagi kami meminta bantuan pinjaman modal ini,” tuturnya.

Dijelaskannya, seniman lukis yang ada di jelekong jumlahnya mencapai seribu orang. Mata pencaharian dari keterampilan melukis itu didapatkan warga setempat secara turun temurun warisan orang tuanya. Kondisi ini berdampak pula terhadap pendidikan yang dimiliki para seniman tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun KPMJ sebanyak 80 persen seniman lukis itu lulusan sekolah SD dan SMP. sebanyak 60 lulusan SD dan 20persennya lalgi lulusan SMP. Sumber daya manusia para pelukis tersebut dikatakan memprihatinkan karena terbentur oleh biaya untuk melanjutkan sekolah tersebut. (gun/fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.