oleh

Santuni Warga Kurang Mampu, Emil Renovasi Rumah Tak Layak Huni

Cilok yang menjadi pangan unggulan usaha kecil warga setempat tak luput dari santapannya. Dia memuji seraya menayakan perkembangan usaha warga.

Untuk menambah modal warga, Emil anjurkan Endang untuk mengambil kredit Melati. ”Sosialisaikan lebih masif kredit Melati kepada warga,” perintah Emil kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Asep Cucu Cahyadi, yang hadir mendampinginya.

Kepastian kepemilikan tanah bukan milik warga diungkapkan Camat Regol Asep Haryadi. Status hukum tanah milik Pemkot Bandung. Sehingga kecamatan bukan tidak peduli. Tidak ada payung hulum yang dapat memproteksi perbaikan rumah warga miskin manakala bukan milik pribadi. ”Perbaikan rumah itu inisiatif pak wali kota,” imbuh Asep.

Sementara itu, Endang, dalam perbinacangan bersama Bandung Ekspres mengungkapkan, selama hampir 15 tahun tempat tinggalnya sudah rusak dan tak layak huni.

Secara berkala, meski lahan Pemkot yang disewa atas nama orang tuanya itu, sahut Endang, ditinggali, tetapi tidak ada yang melirik. ”Baru pak Wali Kota Ridwan Kamil, yang mengulurkan tangan perbaiki rumah kami,” ujar Endang, dengan suara terbata-bata.

Dirinya sekeluarga bukan tak miliki keinginan merehab rumah. Tetapi, upah kerja yang didapat dari kerja dekorasi hajatan tidak setaip hari ada.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.