61

Pesan Damai ke Penjuru Negeri

Gerakkan Bela Tauhid Tak Memandang Suku

FAISAL R SYAM / FIN
GERAKKAN DAMAI: Jutaan Massa Reuni 212 terlihat berkumpul saat aksi Reuni 212 di sepanjang kawasan Silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta, kemarin (2/12).

JAKARTA – Ratusan ribu bendera bertulis kalimat Tauhid berkibar dalam aksi damai Reuni 212 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, kemarin (2/12). Tak hanya itu Lantunan takbir tak henti menggema, mengirim pesan persatuan dalam lingkar damai untuk negeri.

Ya, berbekal semangat, ju­taan mujahid-mujahidah 212 dengan tertib menuju panggung utama. Mereka tak menghirau­kan teriknya mentari, dan kawat berduri yang mengelilingi jalur pintu Monas, menuju Taman Aspirasi untuk mengikuti rang­aian hingga berakhir.

Ketua Media Center Reuni 212 Novel Bamukmin memberikan apresiasi terhadap semua pihak khususnya aparat kepolisian dan TNI yang sejak awal, memberi­kan perhatian penuh.

”Sudah selesai. Riuni 212 berja­lan baik. Pesan damai dari jutaan massa yang datang hari ini, meng­gema ke penjuru negeri,” ujarnya Novel, Minggu (2/12).

Semangat umat Islam yang tergambar dari momentum Reuni 212, menjadi sinyal besarnya harapan terhadap hadirnya kebersamaan, ke­ damaian dan persatuan.

”Semangat toleransi bera­gama tergambar hari ini. Anda bisa lihat saja, berjalan tertib. Perwakilan gereja, Hindu maupun Budha ikut hadir. Ini bentuk keberagaman, toleransi umat untuk men­jaga Pilpres 2019 yang penuh dengan kedamaian,”

Novel berkali-kali menegas­kan tidak ada agenda politik dalam aksi ini. ”Semua mengik­uti aturan, tak ada yang ter­cederai, tak ada yang terluka,” timpalnya.

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meny­ampaikan pidatonya dalam aksi reuni 212. Dia menyam­paikan bahwa kini dia telah mendapat tugas dan amanat sebagai calon presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu dia harus patuh dan mengikuti peraturan untuk tidak kampa­nye dalam aksi tersebut.

”Saya sekarang telah menda­pat tugas dan amanat sebagai calon presiden Republik Indo­nesia dan karena itu saya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan saya tidak boleh bicara politik dan tidak boleh kampanye,” kata Prabowo.

Dia pun juga mengucapkan terima kasih kepada panitia aksi Reuni 212 yang telah men­gundangnya hadir. ”Saya datang dari Kebayoran, jalan dengan tertib menggendong anak. Ter­tib, damai, saya bangga sebagai anak Indonesia dan saya bang­ga sebagai muslim di Indone­sia,” kata Prabowo.

Prabowo juga mengungkap­kan kebanggannya menjadi bagian dari Islam yang mem­persatukan dan menjaga ke­damaian. ”Hari ini kita diha­diri oleh kawan agama lain suku agama lain. Kita bangga dengan islam yang memper­satukan dan menjaga keda­maian seluruhnya. Saya bangga melihat saudara-saudara sekalian,” imbuhnya.

Di akhir pidatonya dengan tiga kali ucapan takbir dan tiga kali ucapan merdeka. ”Takbir, Takbir, Takbir. Mer­deka, Merdeka, Merdeka!” pekik Prabowo yang disambut massa aksi dengan teriakan takbir dan merdeka.

Anggota Badan Komuni­kasi Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan, reuni 212 merupakan silaturahmi dari aksi dua tahun sebelum­nya. ”Ini silahturahmi. Ruang umat berekspresi dan teraku­mulasi di sini. Semua berjalan damai, dan saya rasa tak ada ketakutan,” timpalnya.

Etika Hiya selaku tokoh Ge­reja Orahua Niha Keriso Pro­testan mengatakan tema per­saudaraan yang bersifat uni­versal mendorong seluruh umat untuk hadir dalam Reuni 212.

”Dan tema tentang persau­daraan, kemanusiaan, dan keumatan ini tidak hanya ber­laku bagi saudara kami yang Muslim. Ini wujud persau­daraan, universal, berbicara dalam satu bangsa,” singkatnya.

Di kesempatan yang sama, perwakilan Hindu, Rajit Singh menyebut acara reuni alumni 212 merupakan gerakan damai dan tidak memandang suku dan etnis. Oleh karena itu, ia ingin persaudaraan antar aga­ma selalu terjaga di Indonesia.

”Gerakan damai tidak me­mandang suku dan etnis ini menjadi kekuatan dari Reuni 212. Ya kami terpanggil. Di sini kita dapat menyaksikan per­bedaan sesuai kebhinnekaan tunggal dan pancasila. Semo­ga 212 membawa kedamaian,” papar Rajit.(lut/fin/ful/ign)

BAGIKAN
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.