Tumbuhkan Nilai Patriotisme di Pesantren

20
YULI S YULIANTI/BANDUNG EKSPRES
TANAMKAN PATRIOTISME: Anggota DPR/MPR RI, Dede Yusuf menyebutkan ulama sejak dahulu menjadi garda terdepan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

jabarekspres.com, SOREANG – Ratusan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Ma­shalihul Mursalat di Desa Parungse­rab Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, kemarin dengan antu­sias mengikuti kegitan Sosialisasi­kan 4 Pilar Kebangsaan, Jumat (14/4).

dede-yusuf-1Pada kesempatan itu anggota MPR RI Fraksi Partai Demokrat H. Dede Yusuf, menjelaskan terkait Panca­sila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhin­neka Tunggal Ika. Dede menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai patriostisme di lingkungan Pondok Pesantren, menurutnya santri-san­triwati dari ponpes juga ikut serta dalam memperjuangkan Kemerde­kaan bangsa.”Kemerdekaan Indo­nesia tidak lepas dari peran serta para ulama dan santri,” kata Dede Yusuf saat ditemui usai acara.

Lihat Juga:  TNI Razia Geng Motor

Lebih lanjut lagi dia menyebutkan, umat islam di Indonesia ikut punya andil besar dalam mengusir para kaum penjajah. Terutama para ulama dan santri menjadi garda ter­depan dalam perjuangan kemerde­kaan bangsa Indonesia. Sehingga sudah pasti bahwa nilai-nilai pa­triotisme dan cinta tanah air ditanam­kan dalam jiwa para santri.

”Pondok pesantren mengajarkan nilai-nilai agama, akhlak bagi ge­nerasi muda yang akan menjadi salah satu benteng utama untuk menghadapi derasnya arus globa­lisasi dan liberalisme di Indonesia yang terus menggerus dekadensi moral anak bangsa,” jelasnya.

Selain itu tutur Dede Yusuf, tan­tangan saat ini adanya krisis ideolo­gis yang akan berakibat pada terge­rusnya jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang Pancasilais. Dia menyebutkan beberapa contoh di­antaranya, seperti kekerasan atas nama agama, perbedaan kepen­tingan politik dan liberalisasi di bidang ekonomi.

Lihat Juga:  SDN Binaharapan Menuju Bandung Masagi

”Dengan sosialisasi tersebut, kami berharap, nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan dalam jiwa para santri harus di ikuti juga oleh penguatan nilai-nilai pengetahuan dan kemam­puan untuk bisa bersaing dengan bangsa lain, terutama di dunia kerja dengan berlakunya era Ma­syarakat ekonomi Asean,” papar­nya. (adv/yul/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here