Pesanan Senegal Tiba di Dakar

FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
PENGIRIMAN PEAWAT: Pesawat terbang CN235-220M Multi Purpose, saat "ferry flight" di Hanggar Finaly Assy Fixed Wing PT DI, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (27/12) lalu. Pesawat tersebut saat ini sudah sampai di Dakar.

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Pesawat CN-235 Produksi PT. Dirgantara Indonesia (DI) pesanan Senegal tiba di Pusat Airforce Senegal, Dakar, setelah menempuh perjalanan panjang selama 11 hari dengan jarak lebih dari16.000 km, Jumat (6/1) tepat pukul 14.15 waktu setempat.

”Pesawat CN 235 220M Multi Purpose, pesawat kedua pesanan Pemerintah Senegal yang telah ditunggu-tunggu sejak Oktober tahun lalu itu, tiba bersama 15 kru terdiri dari empat pilot, yang salah satunya adalah WN Senegal, satu flight test engineer dan sepuluh mechanic,” ungkap Pelaksana Fungsi Ekonom KBRI Dakar- Senegal Rahmat Azhari, kemarin (8/1).

Kedatangan pesawat yang dipiloti Kapten Esther Gayatri Saleh tersebut, kata dia, disambut Dubes RI Dakar Mansyur Pangeran beserta Staf, Jenderal Birame Diop, Chief of Senegalese AirForce atau KSAU Senegal beserta jajarannya Mr Pierre Baudechon, Regional Manager ADTrade Belgium bersama jajarannya. Termasuk perwakilan dari PT DI serta Indonesian MilitaryAirworthiness Authority (IMAA) yang sehari sebelumnya telah tiba di Dakar.

KSAU Senegal Jenderal Birame Diop mengaku, sangat senang dengan datangnya pesawat CN-235 tersebut yang telah lama ditunggu untuk memperkuat armada angkatan udaranya.

KSAU juga menyampaikan kesan baiknya selama kunjungannya ke Indonesia saat menghadiri serah terima pesawat dari PT DI kepada AD Trade Belgium, dan pelepasan ferry flight CN-235 dari Bandung pada 27 Desember tahun lalu. Dalam kesempatan tersebut, KSAU Senegal berkesempatan bertemu dengan KSAU RI atas fasilitasi KBRI Dakar.

Dubes Mansyur Pangeran mengatakan, kedatangan pesawat CN-235 itu di Dakar merupakan kebanggaan sebagai hasil karya anak bangsa Indonesia yang menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu memproduksi dan bersaing di bidang teklogi kedirgantaraan dengan negara-negara maju lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here