Tak hanya dari sisi perangkat keras, AMD juga memperluas dukungan ekosistem perangkat lunak. Dukungan ROCm™️ 7.2 kini tersedia untuk seluruh prosesor Ryzen™️ AI 400 Series.
Selain itu, AMD menghadirkan fitur bundel AI baru melalui AMD Software: Adrenalin™️ Edition. Inisiatif ini ditujukan untuk mempermudah proses adopsi, pengembangan, hingga penerapan teknologi AI sehingga pengguna memiliki akses yang lebih praktis terhadap berbagai kemampuan komputasi berbasis kecerdasan buatan.
Ryzen AI Max+ Series Hadirkan Performa Tinggi dalam Desain Ringkas
Selain Ryzen AI 400 Series, AMD juga memperkenalkan tambahan portofolio Ryzen™️ AI Max+ Series melalui model Ryzen AI Max+ 392 dan Ryzen AI Max+ 388.
Baca Juga:Dugaan Operasi Internal di Tubuh Polri: Dua Jenderal Disebut Ditahan, Nama Listyo Sigit Ikut TerseretBank Raya Ajak Masyarakat Bandung Hidup Sehat Sambil Menabung, Kenalkan Raya Active Lewat Fun Match Padel
Kedua prosesor tersebut dirancang untuk menghadirkan komputasi AI berkinerja tinggi, grafis terintegrasi kelas desktop, serta arsitektur memori terpadu. Kombinasi ini menyasar perangkat laptop ultra-tipis premium, workstation, hingga mini-PC berukuran ringkas.
Menariknya, kemampuan tersebut juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan komputasi yang semakin kompleks, termasuk menjalankan agentic AI yang memungkinkan sistem AI melakukan serangkaian tugas secara lebih mandiri berdasarkan instruksi pengguna.
Ryzen AI Max+ Series terbaru menggabungkan core CPU AMD Zen 5 dengan grafis AMD Radeon™️ 8060S Series serta NPU berbasis arsitektur AMD XDNA™️ generasi kedua.
Melalui kombinasi tersebut, prosesor ini dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan berat, mulai dari mempercepat pemrosesan model bahasa berukuran besar atau Large Language Model (LLM), merender media beresolusi tinggi, hingga menjalankan permainan modern dengan pengaturan grafis tinggi.
AMD Ryzen™️ AI Max+ 392 hadir dengan konfigurasi 12 core dan 24 thread, kecepatan boost hingga 5,0 GHz, serta total cache 76 MB. Sementara Ryzen™️ AI Max+ 388 menawarkan 8 core dan 16 thread dengan kecepatan boost hingga 5,0 GHz serta total cache 40 MB.
Keduanya sama-sama mengandalkan AMD Radeon™️ 8060S Graphics dengan 40 Graphics Compute Units (CUs) dan kemampuan NPU hingga 50 TOPS.
Dengan rentang configurable TDP (cTDP) 45–120 watt, kedua prosesor tersebut menawarkan fleksibilitas untuk diterapkan pada perangkat dengan desain dan kebutuhan performa berbeda.
Baca Juga:Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit PohonDari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit
Kehadiran Ryzen AI Max+ Series sekaligus memperlihatkan upaya AMD dalam menghadirkan performa komputasi tinggi tanpa harus mengorbankan aspek portabilitas. Hal ini menjadi penting seiring meningkatnya kebutuhan pengguna terhadap perangkat yang mampu menunjang pekerjaan profesional, kreativitas, maupun hiburan dalam satu perangkat.
