Akibat naiknya harga tersebut, Sutisna mengaku telah berdampak terhadap permintaan konsumen. Dimana menurutnya dampak permintaan konsumen yang paling dirasakan, yakin terjadi kepada salah satunya produsen kerupuk.
“Permintaan mah ada, cuman harganya naik, yang beli juga enggak fokus gitu. Kaya yang bikin kerupuk, malah sekarang naiknya Rp20.000 per bal, naiknya 100 persen,” imbuhnya. (San)
