Bersamaan dengan pembukaan titik baru, TRAVL juga menegaskan kembali pendekatannya terhadap layanan shuttle yang bisa diandalkan. Bagi TRAVL, yang utama ialah standar pengalaman yang lebih baik dan konsisten seperti comfort, safety, reliability, technology, serta service yang harus hadir secara bersamaan yang diterapkan mulai dari proses pemesanan hingga penumpang tiba di tujuan.
“Sehingga Melalui website TRAVL, penumpang dapat mencari jadwal, memesan tiket, memilih kursi, melakukan pembayaran digital, hingga menerima electronic ticketing,” ucapnya.
Sementara itu, dari sisi kenyamanan selama perjalanan, armada TRAVL menurutnya dilengkapi dengan captain reclining seat, leg rest, headrest, USB Type-A dan Type-C charging, personal AC, serta kabin yang dirancang untuk mendukung kenyamanan perjalanan antarkota.
Baca Juga:Hotel Platinum Yogyakarta Gunakan CNG, Efisiensi Biaya Operasional Capai 30 PersenDua Tahun Beruntun, Kabupaten Tasikmalaya Sabet Juara 1 TPID Award Jawa-Bali
Alka menyebut, TRAVL menerapkan pendekatan safety by design dengan memanfaatkan teknologi sebagai lapisan pendukung dalam sistem keselamatan dan monitoring operasional.
Bahkan Pada armadanya, TRAVL menggunakan Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang memanfaatkan sensor dan sistem pemantauan lingkungan sekitar kendaraan melalui dashcam.
“Sistem ini dapat memberikan peringatan terkait potensi risiko, seperti kendaraan yang terlalu dekat atau potensi tabrakan, sehingga pengemudi dapat memperoleh tambahan awareness selama perjalanan,” ujarnya
Menurut Alka, Driver Monitoring System (DMS) digunakan untuk membantu memantau kondisi pengemudi selama perjalanan, termasuk indikasi mengantuk atau kehilangan fokus. Ketika sistem mendeteksi kondisi yang perlu mendapatkan perhatian, DMS dapat memberikan peringatan secara langsung kepada pengemudi agar kembali fokus.
“Kami tidak ingin keselamatan hanya bergantung kepada satu faktor, misalnya kemampuan pengemudi saja. Kami ingin membangun sistem yang memberikan additional layer of monitoring and support. Teknologi seperti ADAS dan DMS menjadi supporting system bagi pengemudi dan command center,” ucapnya
Selain itu, TRAVL menggunakan GPS real-time untuk membantu tim operasional melakukan fleet monitoring. Data pergerakan kendaraan dapat digunakan untuk melihat perjalanan secara real-time, membantu memperkirakan waktu kedatangan, serta mendukung koordinasi ketika terjadi kondisi tertentu selama perjalanan.
Di sisi lain, Alka menjelaskan, dengan berbagai sistem tersebut, TRAVL tidak hanya memperoleh informasi setelah kendaraan tiba di tujuan, tetapi memiliki visibilitas terhadap perjalanan yang sedang berlangsung. Penggunaan GPS tracker untuk monitoring armada secara real-time serta speed monitoring juga menjadi bagian dari pendekatan keselamatan operasional TRAVL.
