Final Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 Digelar di IKN, Dibuka Ketua DPD RI

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin di kawasan IKN, Senin (21/9/2026). Kegiatan i
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin di kawasan IKN, Senin (21/9/2026). Kegiatan ini merupakan gotong royong antara Otorita IKN, Kemensaintekdikti, dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK).
0 Komentar

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengatakan, kehadiran para mahasiswa dalam KRTI 2026 menjadi bagian dari proses mempersiapkan generasi yang akan mengisi perjalanan Indonesia menuju usia 100 tahun kemerdekaan.

“Hari ini sahabat-sahabatku semua, teman-teman semua ikut dalam lomba Kontes Robot Terbang Indonesia itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari membuat jalur atau mengejar capaian yang akan teman-teman buat nantinya,” kata Sultan.

Ia meminta para peserta mempersiapkan diri dengan baik karena perkembangan teknologi akan menjadi bagian penting dari masa depan Indonesia.

Baca Juga:IMOBY 2026 Kembali Hadir di Bandung, Bawa Promo Besar hingga Hadiah Sepeda MotorEntry dan Exit Meeting PPS, Otorita IKN dan Kejaksaan Agung Kawal Pembangunan Infrastruktur Jalan Nusantara 

“Persiapkan diri dengan baik. Sama seperti teman-teman hari ini mengikuti Kontes Robot Terbang Indonesia, itu menjadi bagian dari bagaimana mempersiapkan agar sahabat-sahabatku semua bisa menjadi pengisi puncak pada saat datangnya 100 tahun Indonesia,” ujarnya.

Sultan juga menyinggung sosok B.J. Habibie yang dikenal sebagai salah satu tokoh teknologi Indonesia. Menurut dia, KRTI menjadi salah satu ruang untuk menunjukkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam mengembangkan teknologi.

“Hari ini teman-teman bisa membuktikan bahwa ada Kontes Robot Terbang Indonesia, mampu membuktikan ada Pak Habibie dulu yang sudah satu langkah lebih maju. Nah, hari ini teman-teman akan membuktikan bahwa tidak kalah stok sumber daya teman-teman Indonesia,” kata Sultan.

Dalam KRTI 2026, peserta berkompetisi dalam lima kategori. Setiap kategori memiliki tantangan dan karakteristik berbeda.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan test flight pada Selasa, 22 September 2026. Perlombaan berlangsung pada 23-24 September 2026 pukul 07.30-17.00 WITA. Seluruh rangkaian KRTI 2026 akan ditutup melalui Closing Ceremony and Awarding pada Jumat, 25 September 2026.

Pada kategori Racing Plane (RP), peserta beradu kecepatan menggunakan dua wahana dalam satu koridor penerbangan. Sementara Fixed Wing (FW) menguji penerapan teknologi UAV untuk misi cepat tanggap dengan kemampuan pemantauan dan pemetaan.

Kategori Vertical Take-Off and Landing (VTOL) menguji kemampuan wahana untuk melakukan lepas landas dan mendarat secara vertikal.

Baca Juga:Zona Inti IKN Jadi Prioritas Pengamanan KarhutlaOtorita IKN Siapkan Sumur Bor untuk Masyarakat di Kawasan Deliniasi IKN 

Adapun Low Endurance Low Altitude (LELA) menguji kemampuan penerbangan jarak jauh dengan radius sekitar 10 kilometer dan total jarak tempuh hingga 60 kilometer. Peserta juga diuji dalam ketepatan menjatuhkan payload, validasi hotspot, serta kualitas pengiriman data dan video.

0 Komentar