Pertandingan tersebut berlangsung ketat. Chelsea mengaku sempat merasakan tekanan karena kekalahan akan mengakhiri perjalanan timnya di kompetisi, terlebih musim ini merupakan tahun terakhirnya bermain untuk SMAK.
“Gim tadi ketat banget ya. Tim lawan juga nggak mau kalah dan aku sama teman-teman juga nggak mau kalah. Deg-degan banget pastinya apalagi ini last year aku. Kalau kalah kan berarti aku sama teman-teman terhenti. Syukurnya masih dikasih jalan buat terus lanjut,” jelasnya.
Bagi Chelsea, setiap pertandingan di DBL memiliki arti penting. Ia pun selalu berusaha mempersiapkan diri dengan latihan serius agar bisa memanfaatkan setiap kesempatan yang didapatkan di lapangan.
Baca Juga:Banyu Tirtayasa Wujudkan Mimpi Tampil di DBL Bersama CharetsEmpat Tim Junior DBL Dance Bandung Hadirkan Cerita Indonesia dengan Gaya Berbeda
“Siapa sih yang nggak mau main di DBL. Semuanya pasti kepengin buat main di DBL. Biar bisa terus main kan harus latihan serius. Apalagi kan kalau kalah ya nggak bisa lanjut. Jadinya setiap kesempatan harus maksimal banget,” tandas Chelsea.
Kini Langkah Chelsea dan tim putri SMAK berlanjut ke babak Fantastic Four. Mereka akan menghadapi SMA BPK Penabur Cirebon untuk memperebutkan tiket ke partai berikutnya. Bagi Chelsea, pertandingan tersebut menjadi bagian dari perjuangan terakhirnya bersama SMAK untuk mewujudkan mimpi yang telah ia bawa sejak awal perjalanan di DBL West Java-East.
