Iwang menyampaikan, bagi WALHI Jawa Barat, kawasan Ciwidey dan Bandung Selatan layak dipandang sebagai ‘benteng ekologis terakhir Tatar Sunda’.
“Sebuah istilah yang menggambarkan pentingnya kawasan hutan pegunungan selatan Bandung dalam mempertahankan fungsi ekologis, tata air, tanah, dan ruang hidup masyarakat Jawa Barat,” imbuhnya.
Karena itu, menurut Iwang, menjadikan kawasan ini sebagai lintasan kompetisi offroad merupakan pilihan kebijakan yang patut dipertanyakan.
Baca Juga:PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi NasionalTingkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Barat, BCA Syariah Hadirkan “Jemput Berkah” di BCA Expo Bandung
“Ketika tutupan hutan semakin terdesak dan risiko erosi meningkat, pemerintah seharusnya memperkuat perlindungan, bukan melegitimasi aktivitas yang berpotensi menambah tekanan terhadap tanah dan vegetasi,” pungkasnya. (Bas)
