Mulai Januari 2027, kata Ono, setiap PAC PDI Perjuangan di 627 kecamatan di Jawa Barat akan mendapatkan dukungan dana sebesar Rp 5 juta untuk membentuk tim sepak bola yang selanjutnya mengikuti kompetisi Soekarno Cup di tingkat kabupaten/kota. Pemain-pemain terbaik dari kompetisi tersebut kemudian akan diseleksi untuk membentuk tim sepak bola kabupaten/kota yang berlaga pada Soekarno Cup tingkat Provinsi Jawa Barat.
Selanjutnya, pemain terbaik dari kompetisi tingkat provinsi akan kembali diseleksi untuk memperkuat Banteng Jabar FC U-17 pada Soekarno Cup tingkat nasional 2027. “Dari kompetisi kabupaten dan kota itu akan lahir bibit-bibit pemain terbaik yang menjadi kekuatan Jawa Barat pada Soekarno Cup berikutnya,” kata Ono.
Ono pun meminta para pemain muda Banteng Jabar FC tidak cepat berpuas diri setelah menjadi juara. Ia berharap prestasi di Soekarno Cup menjadi pijakan bagi para pemain untuk mengejar karier sebagai pesepak bola profesional. Peluang tersebut mulai terbuka. Ono mengungkapkan sejumlah pemain Banteng Jabar FC telah mendapat perhatian dari tim sepak bola Liga III Putra Sang Fajar. Dua pemain Banteng Jabar FC, Marsandi dan Angga, bahkan disebut telah mendapatkan undangan untuk mengikuti proses seleksi lanjutan. (bbs)
