Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus Ratusan Korban, BGN Ungkap Dugaan Penyebabnya

Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus Ratusan Korban, BGN Ungkap Dugaan Penyebabnya
Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus Ratusan Korban, BGN Ungkap Dugaan Penyebabnya
0 Komentar

“Kenyataannya, masih ada di beberapa daerah orang-orang ini, anak-anak kita ini, kepala-kepala SPPG ini, termasuk PIC-PIC, termasuk ada juga sekolah-sekolah yang tidak tepat waktu dalam membagikan MBG melebihi batas waktu yang ditetapkan,” ujarnya.

512 Santri Terdampak Keracunan MBG

Kasus keracunan MBG di Pondok Pesantren Manbaul Hikam menjadi perhatian setelah ratusan santri mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu yang dibagikan melalui program tersebut.

Berdasarkan data investigasi yang diterima BGN, jumlah santri yang terdampak mencapai 512 orang.

Baca Juga:Pabrik BYD Subang Diresmikan, Kapasitas Produksi Kendaraan Listrik 150 Ribu Unit per TahunMitsubishi Pajero Terbaru Muncul dengan Wajah Baru, Intip Spesifikasinya

” Berdasarkan data yang kami terima dari teman-teman yang sudah melakukan investigasi di lapangan, total yang terpapar atau terdampak sebanyak 512 orang,” kata Ketut dalam keterangannya, Rabu (2/9).

Dari jumlah tersebut, kondisi para santri berbeda-beda. Sebagian masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, sementara sebagian lainnya telah diperbolehkan pulang.

BGN mencatat sekitar 80 santri masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, 312 santri telah keluar dari rumah sakit dan dinyatakan sembuh.

Adapun 120 santri lainnya masih dalam tahap observasi untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan mereka.

“Kemudian yang masih dilakukan perawatan sekitar 80 orang dan sudah keluar dari rumah sakit dan dinyatakan sembuh sebanyak 312 orang, namun demikian kita juga masih melakukan observasi sebanyak 120 orang,” tutur Ketut.

SPPG Disuspend Selama 30 Hari

Sebagai tindak lanjut kasus tersebut, BGN melakukan investigasi bersama dinas kesehatan terkait.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian secara lebih menyeluruh, termasuk mengevaluasi proses pengolahan dan pendistribusian makanan MBG.

Baca Juga:Update Harga HP Samsung Terbaru September 2026, dari Galaxy A hingga ZPuasa 2027 Tinggal Berapa Bulan Lagi? Cek Perkiraan Awal Ramadhan 1448 H

Selain investigasi, BGN juga memberikan sanksi kepada SPPG yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

SPPG Sidoarjo, Talang Angin, dikenai suspend kategori berat selama 30 hari.

“Yang pertama adalah melakukan tindakan investigasi dengan dinas kesehatan terkait dan hasilnya nanti kita akan umumkan apa yang menyebabkan terjadinya keracunan,” ujar Ketut.

“Kemudian kami juga melakukan suspend dengan kategori berat selama 30 hari terhadap SPPG Sidoarjo, Talang Angin,” sambungnya.

Evaluasi Distribusi MBG Jadi Perhatian

Kasus keracunan MBG di Sidoarjo menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keamanan pangan dalam seluruh proses program Makan Bergizi Gratis.

0 Komentar