Tim PKM Psikologi Pendidikan SPs UPI Gelar Literasi Vulnerability, Dorong Ibu di Ujung Berung Berani Terbuka

Tim PKM Psikologi Pendidikan SPs UPI Gelar Literasi Vulnerability, Dorong Ibu di Ujung Berung Berani Terbuka
Tim PKM Psikologi Pendidikan SPs UPI Gelar Literasi Vulnerability, Dorong Ibu di Ujung Berung Berani Terbuka
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Psikologi Pendidikan, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI), menyelenggarakan kegiatan literasi bertajuk “Literasi Vulnerability: Berani Menerima Kekurangan, Berani Tumbuh Bersama” pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di Apartemen Transit Ujung Berung, Jawa Barat.

Kegiatan ini menyasar para penghuni apartemen transit, khususnya pasangan suami istri, dengan fokus utama pada peran ibu sebagai peserta.

Melalui program ini, tim PKM berupaya membuka ruang refleksi bagi para ibu untuk mengenali dan menerima kerentanan (vulnerability) yang selama ini kerap dipendam dalam menjalani peran domestik dan sosial mereka.

Baca Juga:Gempa NTT: Telkom Akses Gercep Turunkan 150 Teknisi, Layanan Siaga 24 JamPikashow Movie: Panduan Menemukan & Menonton Film Online

Ketua Tim PKM, Dr. Muhammad Zein Permana, S.Psi., M.Si., yang juga bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membekali para ibu dengan kesadaran bahwa mengakui kerapuhan diri bukanlah bentuk kelemahan, melainkan langkah awal menuju pertumbuhan yang sehat secara psikologis.

“Kegiatan ini dirancang agar para penghuni, khususnya ibu, mampu mengakui kerapuhannya, berani meminta bantuan, serta memiliki sosok yang aman sebagai tempat berkeluh kesah,” ujar Dr. Zein.

Dr. Zein, yang merupakan dosen sekaligus doktor Ilmu Psikologi di UPI, memaparkan materi seputar konsep vulnerability dalam kerangka psikologi perkembangan dan kesehatan mental keluarga.

Rangkaian kegiatan berlangsung secara partisipatif, dimulai dari penyampaian materi, dilanjutkan sesi berbagi pengalaman (sharing) antarpeserta, hingga pengisian buku saku yang telah disiapkan tim sebagai media refleksi dan pendampingan lanjutan bagi para peserta.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terpantau tinggi. Suasana diwarnai momen refleksi mendalam dan haru, seiring para ibu mulai membuka diri mengenai pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi selama ini.

Sebagai tindak lanjut dari program ini, tim PKM Psikologi Pendidikan SPs UPI turut menghadirkan buku saku yang dirancang khusus untuk membantu para ibu memahami konsep kerentanan diri secara lebih mendalam dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari

0 Komentar