Di Tengah Semarak HUT ke-81 RI, Bocah Linggaraja Sampaikan Keluhan Lewat Kostum Kardus

Upacara
Foto/Video : Hendi Caption : Hannan Al Fatih, anak berkostum unik saat upacara HUT ke-81 RI di Tasikmalaya
0 Komentar

Pesan itu semakin kuat karena disampaikan melalui sudut pandang seorang anak.

Hannan tidak membawa kritik dengan bahasa politik ataupun tuntutan yang rumit. Ia hanya menggambarkan apa yang ia lihat dan rasakan di lingkungan sekitar: jalan yang rusak, fasilitas pendidikan yang belum memadai, pelayanan kesehatan yang terbatas hingga minimnya ruang bermain anak.

Kostum sederhana itu akhirnya menjadi semacam “surat terbuka” dari seorang anak kepada pemerintah dan para pemangku kebijakan, terlebih pesan tersebut disampaikan ketika Desa Linggaraja menjadi lokasi pusat perayaan kemerdekaan tingkat Kecamatan Sukaraja.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Riung Mungpulung Bersama Para Pejuang, Semangat Kemerdekaan Jadi Inspirasi PembangunanHUT ke-81 RI, Bupati Cecep Ajak Warga Rawat Persatuan untuk Wujudkan Tasikmalaya Lebih Sejahtera

Di usia kemerdekaan Indonesia yang kini memasuki 81 tahun, pesan Hannan menjadi pengingat bahwa makna pembangunan seharusnya juga dirasakan hingga pelosok desa.

Sebab, di balik hiruk-pikuk perayaan kemerdekaan, masih ada anak-anak yang berharap bisa belajar di sekolah dengan fasilitas layak, bermain di tempat yang aman, mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, serta menikmati jalan desa yang nyaman. (Hendi)

0 Komentar