Kini, tantangannya adalah memastikan bantuan tersebut tidak berhenti pada seremoni penyerahan. Pendampingan, pengelolaan yang baik dan keberlanjutan budidaya menjadi kunci agar program benar-benar menghasilkan kemandirian pangan, bukan sekadar menambah daftar bantuan yang telah disalurkan.
Dengan demikian, program SUJUD diharapkan mampu melahirkan model sederhana ketahanan pangan berbasis pesantren yang dapat ditiru dan dikembangkan di wilayah lainnya di Kabupaten Tasikmalaya. (Hendi)
