Satpol PP Tertibkan PKL di Depan Masjid Besar Singaparna, Trotoar Disterilkan untuk Proyek Perbaikan

Satpol PP Kabupaten Tasik tertibkan PKL area Trotoar Deoan Masjid Besar Singaparna
Satpol PP Kabupaten Tasik tertibkan PKL area Trotoar Deoan Masjid Besar Singaparna
0 Komentar

“Kita sebagai orang Tasikmalaya, apalagi orang Singaparna, harus ikut menjaga ketertiban dan keindahan Singaparna sebagai ibu kota kabupaten,” ujarnya.

Asep menegaskan Alun-alun difungsikan sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat sehingga tidak akan ada tebang pilih dalam proses penertiban. Seluruh PKL nantinya akan dipusatkan di lokasi relokasi yang telah disediakan pemerintah.

Penertiban ini juga merupakan tindak lanjut dari perhatian serius Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin yang sebelumnya melakukan monitoring langsung ke kawasan tersebut.

Baca Juga:Sudah ke Jakarta Fair? Jangan Lewatkan Produk UMKM Lokal di Bright Store by PertaminaHadapi Musim Kemarau, Pemkab Bogor Normalisasi Irigasi untuk Selamatkan 800 Hektare Sawah

Saat itu, Bupati memberikan peringatan kepada para pedagang agar segera menertibkan lapaknya secara mandiri sebelum dilakukan tindakan oleh petugas.

Sehari sebelum pelaksanaan penertiban, Cecep kembali menegaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk mempersulit pedagang, melainkan bagian dari upaya penataan kawasan.

“Bukan tega, tapi akan ditata,” tegas Cecep.

Ia menambahkan, para pedagang tidak diperbolehkan lagi berjualan di fasilitas umum, terutama pada area yang sedang menjadi lokasi pekerjaan proyek.

Ke depan, para pedagang akan ditempatkan di kawasan khusus kuliner yang diberi nama Pujasera (Pusat Jajanan Sagala Aya) yang direncanakan dibangun di sekitar Terminal Singaparna. (Hendi)

0 Komentar