Upaya serupa dilakukan di hari kedua, Rabu (13/5), upaya pencarian dilakukan Tim SAR gabungan sejak pagi hingga malam. Setelah puluhan jam berlalu, sekira pukul 23.45 WIB keberadaan korban mulai menemukan titik terang.
Kala itu, seorang penjala ikan melihat sesuatu mirip jasad manusia mengapung di sekitar muara Sungai Ciwulan, jaraknya sekira 6 km dari lokasi korban hanyut dan tenggelam. Saat didatangi betul saja, jasad itu ternyata sosok lansia yang sedang dicari-cari. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas.
Bermodal informasi tersebut, Tim SAR langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan identitas korban dan melakukan proses evakuasi.
Baca Juga:Kawasan Puncak Bogor Dipadati 21 Ribu Kendaraan, Polisi Berlakukan One Way Arah JakartaLibur Panjang Isa Almasih, Jalur Wisata Puncak Bogor Diserbu 10 Ribu Kendaraan
“Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, ditemukan sekira enam kilometer dari lokasi awal terbawa arus. Evakuasi selesai Kamis dini hari sekira pukul 00.08 WIB, di evakuasi ke Puskemas Cikalong,” Ketua FK Tagana Kabupatrn Tasikmalaya, Jembar Adisetya.
Ia menyebut, medan muara sungai di lokasi korban ditemukan tidaklah mudah. Petugas harus bekerja dalam suasana malam dengan penerangan terbatas.
“Meski begitu, proses evakuasi tetap dilakukan secara hati-hati. Dengan ditemukannya jasad korban, operasi SAR gabungan juga secara resmi ditutup,” tandasnya. (Hendi)
