JABAR EKSPRES – Sebanyak 74.862 kendaraan tercatat telah meninggalkan wilayah Bandung dan sekitarnya pada momentum arus balik Lebaran 2026.
Jasamarga mencatat, jumlah tersebut telah mengantarkan peningkatan sebesar 30,20 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yakni sebanyak 57.499 kendaraan.
“Sementara untuk volume lalu lintas yang menuju Bandung atau Rancaekek dan sekitarnya, tercatat sebanyak 67.179 kendaraan yang melintas, atau naik sebesar 1,27 persen,” ucap Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati melalui keterangannya, Jum’at (27/3/2026).
Baca Juga:Arus Balik di Ciamis Mulai Landai, Dominasi Kendaraan Pribadi Masih TinggiPembeli di Jalur Nagreg Sepi, Harapan Pedagang Bertumpu pada Arus Balik
Menurut Widiyatmiko, peningkatan volume kendaraan pada momentum arus balik kali ini, paling tinggi terjadi di Gerbang Tol (GT) Cileunyi.
Sebanyak 42.791 kendaraan, kata dia, terpantau melaju ke arah Jakarta melalui gerbang tol tersebut.
“Volume lalu lintas di GT tersebut naik sebesar 48,92 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 28.734 kendaraan. Sedangkan Volume lalu lintas yang menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 34.254 kendaraan atau naik sebesar 5,29 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 32,533 kendaraan,” ungkapnya.
Sementara untuk di Gerbang Tol (GT) Pasteur sendiri, Widiyatmiko menyebut untuk kendaraan yang meninggalkan wilayah Kota Bandung menuju Jakarta tercatat sebanyak 32.07.
“Atau naik sebesar 11,49 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 28.765 kendaraan,” katanya.
Sedangkan untuk volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Bandung melalui GT Pasteur, Ia menuturkan tercatat sebanyak 32.925 kendaraan atau lebih rendah 2,60 persen dari lalin normal sebanyak 33.803 kendaraan.
“Sehingga kami imbau masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima,” pungkasnya. (San)
