H+3 Lebaran, 11.154 Kendaraan Pemudik Padati Jalur Padalarang

Jalur Arteri Padalarang, Bandung Barat dipadati pemudik. Selasa (24/3). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Jalur Arteri Padalarang, Bandung Barat dipadati pemudik. Selasa (24/3). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Jabar Ekspres – Gelombang pemudik kembali memadati jalur Bandung-Cianjur pada H+3 Lebaran, tepatnya di jalur arteri Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Peningkatan volume kendaraan terlihat sejak pagi hari, dengan dominasi kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Kondisi ini menjadi indikasi meningkatnya arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya dalam waktu dekat.

Komandan Regu (Danru) Gaet Posko Terpadu Padalarang, Peri Pattimura, mengatakan tren kenaikan volume kendaraan sudah terjadi sejak H+2 dan berpotensi terus meningkat hingga H+4 malam.

Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis 

“Untuk H+3, volume kendaraan mengalami kenaikan. Sementara kendaraan masih didominasi oleh kendaraan pribadi,” ujar Peri di Simpang Tol Padalarang, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, kendaraan roda dua mendominasi dengan persentase sebesar 48 persen, disusul mobil pribadi 33 persen. Hal ini menunjukkan mayoritas masyarakat memilih menggunakan kendaraan pribadi saat arus balik.

Berdasarkan data sementara, jumlah kendaraan yang melintas dari arah Bandung menuju Cianjur hingga pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 11.154 unit, baik roda dua maupun roda empat.

Peri memprediksi jumlah kendaraan akan terus bertambah hingga malam hari dan berlanjut pada H+4 pagi, seiring mulai kembalinya aktivitas masyarakat setelah libur Lebaran.

“Diprediksi jumlah kendaraan akan terus meningkat hingga malam hari dan H+4 pagi. Untuk lonjakan kendaraan sendiri akan terjadi hingga H+4 karena besok sebagian masyarakat sudah mulai beraktivitas bekerja,” jelasnya.

Saat ini, kepadatan arus lalu lintas terpantau terjadi dari arah Bandung menuju Cianjur, yang menjadi salah satu titik dengan tekanan kendaraan cukup tinggi selama arus balik.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengurai kepadatan kendaraan, baik dari arah Bandung menuju Cianjur maupun sebaliknya.

Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

“Antisipasi, kita akan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar