Cap Go Meh 2026 di Kota Bogor Meriah di Tengah Hujan, Perkuat Toleransi dan Dongkrak Ekonomi Warga 

Perayaan Cap Go Meh (CGM) 2026 berlangsung meriah di kawasan Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, pada Selasa (3/3
Perayaan Cap Go Meh (CGM) 2026 berlangsung meriah di kawasan Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, pada Selasa (3/3/2026) malam. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

“Okupansi hotel meningkat, UMKM juga bergeliat. Ada sekitar 120 UMKM yang dilibatkan langsung dan gratis. Bahkan ada yang omzet hariannya saay berjualan dalam perayaan ini mencapai di atas Rp20 juta,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengapresiasi perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor yang termasuk salah satu yang terbesar di Indonesia, selain di Singkawang.

Menurutnya, kekuatan utama perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor terletak pada kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah daerah yang selama ini juga menjadi ciri khas kota tersebut.

Baca Juga:BULOG Bandung Percepat Serapan Gabah Petani di SumedangKehangatan Bernuansa Heritage dalam Momen Berbuka Puasa “A Wishful Ramadan” ala de Braga by ARTOTEL

“Selain Bogor istimewa karena kolaborasinya, juga dengan toleransinya. Tahun ini agak berbeda karena berlangsung di bulan Ramadan. Panitia pun menyesuaikan dengan sangat elegan, mulai dari bazar Ramadan hingga waktu acara setelah salat tarawih, kata Bima.

Ia juga menilai momen kebersamaan seperti ini penting untuk terus dijaga, terutama di tengah berbagai tantangan global dan potensi perbedaan di masyarakat.

“Kalau kita berangkat hanya dari perbedaan, tidak akan ada ujungnya. Kita harus memperkuat kebersamaan, dan malam ini kebersamaan itu terlihat di Kota Bogor melalui gelaran Cap Go Meh ini,” ujarnya.

Sementara itu, perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Bogor juga dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta sejumlah pejabat lainnya.

Adapun dalam peryaan Cap Go Meh 2026 kali ini terdapat 20 penampil, 12 di antaranya penampilan barongsai serta pertunjukan budaya Nusantara lainnya, seperti tari tradisional dari berbagai daerah hingga marawis. (kar)

0 Komentar