Angka itu menobatkan Jawa Barat jadi tertinggi dibandingkan provinsi lain yang kemudian disusul Jawa Tengah dengan 14.700 dan Bali 10.376. Sementara total PHK yang terjadi di Indonesia sepanjang 2025 yakni ada 88.519 orang.
Ari menerangkan, PHK memang terjadi di Jawa Barat. Namun tidak lantas masyarakat diam saja setelah PHK. “Mereka yang kena PHK kan tetap berusaha atau bekerja baik di sektor formal ataupun informal. Mereka masih melakukan aktivitas ekonomi. Sehingga masih terhitung oleh BPS,” jelasnya.
Menurut Ari, Pemprov Jabar ataupun Gubernur Dedi Mulyadi juga cukup giat dalam upaya menekan pengangguran. Mulai dari magang, hingga upaya mengkoneksikan kebutuhan industri dan para pencari kerja.
Baca Juga:Mendekati Akhir Operasi SAR, Baru 52 Korban Longsor Cisarua TeridentifikasIBuah Bit, Umbi Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh
“Upaya mengatasi pengangguran di Provinsi Jawa Barat itu sangat kuat. Pak Gubernur berupaya mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahan-perusahan. Ini sangat banyak dan ini terlihat hasilnya,” cetusnya.(son)
