Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut akan membuka akses kawasan secara menyeluruh dan mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah Timur Kabupaten Bogor. Ia berharap pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator tanpa membebani APBD secara berlebihan.
“Melalui skema kerja sama yang tepat, percepatan pembangunan bisa dilakukan sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi dan investasi,” paparnya.
Burhanudin menegaskan, rencana pemekaran Bogor Timur kini tidak lagi sebatas wacana.
Baca Juga:PWNU Jabar dan 27 PCNU Tegaskan Sikap, Dorong Islah dan Jaga Marwah PBNUJawa Tengah Terbang Tinggi, Rute Penerbangan Baru Picu Investasi dan Kunjungan Wisata
“Fokus ke depan adalah eksekusi pembangunan akses dan infrastruktur pendukung secara bertahap dan terukur,” pungkasnya.
