“Kalau beli langsung dari kandang Pandu Jaya, sertifikatnya jelas. Kalau bisa juara, itu bonus. Kalau enggak juga enggak apa-apa,” ujarnya.
Pandu mengaku bangga melihat karakter merpati jablay kini semakin diminati penghobi dari berbagai daerah. Padahal, pada 2022 lalu, jenis ini sempat dianggap sulit diternakkan dan jarang berprestasi di lomba.
“Sekarang peminatnya banyak. Dulu orang bilang jablay susah diternak, tapi Alhamdulillah sampai sekarang ternakan saya lancar,” ucapnya.
Baca Juga:Bayar KFC Bisa Lebih Hemat, Ini TriknyaViking Pusat Laporkan Adimas Firdaus Resbob ke Polda Jabar Atas Ucapan Rasis di Media Sosial
Dengan semangat berbagi pengalaman, Pandu berharap langkah kecilnya dapat mendorong lebih banyak penghobi untuk berani mencoba dan percaya pada hasil ternakan sendiri.
“Bangga itu kalau bisa juara dari hasil ternakan sendiri,” pungkasnya.
