“Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Acara ini murni gagasan anak-anak muda HIPMI Cimahi. Alhamdulillah berjalan sukses berkat kolaborasi lintas pihak,” katanya.
Ke depan, lanjut Ngatiyana, Pemerintah Kota Cimahi menargetkan perluasan ruang inklusi di berbagai sektor. Tidak hanya dalam penyediaan formasi bagi penyandang disabilitas, tetapi juga pada ranah pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan fasilitas publik yang lebih ramah difabel.
Upaya ini juga diharapkan menjadi pondasi kuat untuk membangun masyarakat Cimahi yang lebih adil, modern, dan berperspektif inklusif.
Baca Juga:Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Cimahi Dorong Kesempatan Setara untuk BerkaryaSedikitnya 1.000 peserta Disabilitas Meriahkan Kegiatan Fun walk di Peringatan HDI Tingkat Kota Cimahi
Dengan konsistensi ini, Cimahi berupaya menjadikan inklusivitas sebagai budaya, bukan sekadar program, serta memastikan bahwa seluruh warga kota memiliki ruang yang setara untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi.
“Semoga ke depannya semakin meriah dan semakin membahagiakan penyandang disabilitas. Karena membahagiakan mereka tidak harus melalui materi, tetapi dengan memberikan kesempatan yang sama,” kata Ngatiyana menutup (Mong)
