Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Kabupaten Bandung juga menerima pasokan dari luar daerah.
“Memang tidak semua pasokan hortikultura berasal dari lokal. Ada juga yang masuk dari daerah lain, misalnya bawang berbes. Permintaannya tinggi, sementara kualitasnya berbeda dengan bawang batu lokal,” jelas Dicky.
Ia menyebut Kabupaten Bandung sendiri merupakan daerah penghasil bawang batu, terutama dari Arjasari, Cimaung, dan Cimenyan. Namun pasokan luar tetap dibutuhkan agar konsumsi masyarakat terpenuhi.
Baca Juga:Bantuan Pangan Jabar Digulirkan, 3.3 Juta KPM Terima ManfaatDinkukmdagin Kota Bogor Lakukan Pemantauan Berkala, Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman Jelang Nataru
Dicky menegaskan Disdagin terus melakukan pemantauan, koordinasi dengan distributor, serta pengawasan di pasar tradisional untuk menjaga stabilitas harga.
Ia juga meminta masyarakat tetap berbelanja secara bijak.
“Kami imbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying,” katanya.
