Dari Taman Toga ke Cangkir Sehat: Inovasi Minuman Granul Jahe untuk Masyarakat Cipadung Panyileukan

Dari Taman Toga ke Cangkir Sehat: Inovasi Minuman Granul Jahe untuk Masyarakat Cipadung Panyileukan. (foto:
Dari Taman Toga ke Cangkir Sehat: Inovasi Minuman Granul Jahe untuk Masyarakat Cipadung Panyileukan. (foto: Kharina Lestari)
0 Komentar

Materi disampaikan secara interaktif agar masyarakat dapat memahami pentingnya proses pengolahan yang benar untuk menghasilkan produk aman dan berkualitas.

Selanjutnya, peserta mengikuti demonstrasi pembuatan granuljahe yang dipandu langsung oleh apt. Muhammad Reza Pahlevi, M.Farm.

Pada sesi ini, warga RW 09 Cipadung diajak melihat dan mencoba tahapan pembuatan, mulai dari pembersihan bahan, proses ekstraksi jahe, pengeringan, penggranulan, hingga pengemasan.

Baca Juga:ITB Gelar INNOVIBES Vol. 4, Perkuat Ekosistem Inovasi Pangan dan Kesehatan NasionalBenarkan Ada Kenaikan UMP 2026? Ini Informasinya

Sesi praktik ini menjadi bagian paling menarik bagi warga, karena mereka dapat mempraktikkan teknik sederhana yang dapat diaplikasikan di rumah menggunakan peralatan yang mudah ditemukan.

Menurut apt. Kharina Septi Lestari, M.S.Farm, minuman granulherbal seperti jahe memiliki permintaan yang terus meningkat.

“Masyarakat kini lebih menyadari pentingnya gaya hidup sehat. Dengan modal kecil dan bahan mudah didapat, produk herbal bisa menjadi usaha rumahan yang menjanjikan,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat di RW 09 Cipadung, Panyileukan ini menunjukkan peran nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi warga.

Sinergi antara dosen Universitas Bhakti Kencana dan masyarakat setempat diharapkan terus berlanjut melalui program-program berkelanjutan.

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, wargakini memiliki peluang untuk memanfaatkan tanaman herbal di sekitar mereka menjadi produk kesehatan siap jual, yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga dapat menambah penghasilan keluarga.

0 Komentar