“Empat juta penumpang per tahun itu dulu pernah tercapai. Masa nggak mau dibalikin?” kata Farhan.
Ia berharap ke depan Bandara Husein bisa berfungsi kembali sebagai simpul mobilitas utama bagi masyarakat Bandung Raya dan Jawa Barat bagian selatan, tanpa bergantung sepenuhnya pada Bandara Kertajati.
“Reaktivasi Bandara Husein bukan sekadar menghidupkan fasilitas penerbangan, tapi juga memulihkan nilai ekonomi, memperkuat konektivitas, dan menjaga daya saing Bandung sebagai pusat wisata dan bisnis,” pungkasnya. (dam)
