Antusiasme perusahaan, lanjut Agus, membuat pihaknya bangga karena menunjukkan kepedulian industri terhadap pendidikan vokasi. Dari 21 perusahaan peserta, prioritas utama adalah membuka kesempatan PKL dan penyerapan kerja bagi siswa.
Untuk mempersiapkan, sekolah telah meluncurkan program pembinaan fisik dan mental, pemberian wawasan, serta sosialisasi lingkungan kerja agar siswa tidak kaget. “Harapan kami, melalui Job Fest ini, lebih banyak industri menerima PKL dan merekrut lulusan kami, sehingga sesuai ekspektasi dunia usaha,” pungkas Agus. (bbs)
