Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD KBB, Dedi Supriadi, menyebut hingga kini baru ada 72 desa dari total 165 desa di Bandung Barat yang memiliki Destana aktif.
Menurutnya, pembentukan Destana di tiap desa menjadi kebutuhan mendesak agar penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.
“Kabupaten Bandung Barat merupakan daerah rawan bencana di semua wilayahnya. Karena itu, penting bagi setiap desa untuk mandiri dalam kebencanaan,” kata Dedi.
Baca Juga:Ciamis Kembali Jadi Percontohan Nasional, Rombongan dari Kalimantan Datang Belajar Kelola SampahTimur Kapadze Siap Tangani Timnas Indonesia, Negosiasi Disebut Sudah di Tahap Akhir
Ia menjelaskan, Destana berperan penting dalam mitigasi dini, seperti pemetaan wilayah rawan, penyediaan jalur evakuasi, hingga pelatihan dasar kebencanaan bagi warga.
“Destana bisa menjadi wadah bagi relawan dan masyarakat agar mampu merespons cepat ketika terjadi bencana,” pungkasnya. (Wit)
