Meski demikian, ia mengaku tidak sepakat dengan keputusan tersebut. “Menurut saya, gol itu seharusnya sah. Tapi saya bukan yang membuat keputusan,” ujarnya.
Mengenai peluang Liverpool untuk bangkit, Van Dijk menekankan pentingnya belajar dari kekalahan seperti ini.
“Anda tidak bisa melupakan hasil seperti ini. Kalau melupakannya, Anda tidak akan berkembang,” katanya.
Baca Juga:Lebih Pintar Tapi Tak Laku, Gen Z Jadi Pengangguran Terbanyak di JabarInvestasi Deras, Tenaga Kerja Seret: Pengangguran Jabar Tembus 1,78 Juta Orang
Ia menilai bahwa hasil buruk juga bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa ke depan.
“Kita tak bisa hanya mengingat hal-hal baik. Kita juga harus memikirkan apa yang salah dan bagaimana memperbaikinya,” lanjutnya.
Van Dijk juga mengaku merasa bertanggung jawab atas hasil buruk tim. “Pertanyaan yang harus kami bawa ke laga berikutnya adalah: apa yang bisa kami lakukan lebih baik?” ucapnya.
Namun ia menegaskan bahwa Liverpool tidak boleh panik menghadapi situasi ini.
“Kami menghadapi lawan sulit pekan ini, meraih dua kemenangan dari tiga laga, dan kami harus terus melangkah,” ujarnya dengan optimistis.
Menurut Van Dijk, konsistensi dan kebugaran pemain menjadi kunci utama untuk bersaing di papan atas.
“Musim ini memang sulit karena banyak hal, tapi saya yakin kami bisa membalikkan keadaan,” katanya penuh keyakinan.
Baca Juga:Susahnya Hidup Sehat di Era MedsosKorban Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading Meningkat Jadi 54 Orang, Kapolda Metro Jaya Turun Tangan
“Hal itu tidak terjadi dalam semalam. Kami harus terus bekerja keras dan menjaga semua pemain tetap bugar,” pungkas sang kapten.
