JABAR EKSPRES – Kasus dugaan penganiayaan terhadap petugas parkir di Pasar Parung, Kabupaten Bogor, tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit yang beredar, tampak sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) mengacak-acak area pengelola parkir di lokasi tersebut.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, angkat bicara terkait peristiwa tersebut.
Baca Juga:Kolaborasi dengan SF ITB, Gently Baby resmi Kembangkan CERA-CARE BIOME untuk Kesehatan Kulit Bayi dan anakBantu Penanganan Dampak dari Bencana Alam, Polda Jabar Siagakan 1.600 Personel
“Jadi bukan Tohaga, kan kita ada mitra pengelola parkir. Yang membuat laporan polisi ke Polres Bogor itu adalah pihak pengelola parkir,” ujar Haris saat dihubungi, Rabu (29/10).
Menurut Haris, pengelola parkir yang menjadi korban dugaan pengeroyokan sejumlah anggota ormas itu telah bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Kendati demikian, pihaknya telah memerintahkan Kepala Unit Pasar Parung untuk menjaga kondusivitas pascakejadian.
“Termasuk kemarin dilakukan patroli untuk memantau kondisi sekitar pasar, karena kalau sudah di luar area pasar itu bukan ranah kami,” katanya.
“Bahkan kepala unit pun tidak pulang demi memastikan kondisi lapangan tetap aman. Sejauh ini, tidak ada masalah,” sambungnya.
Haris menegaskan bahwa kondisi Pasar Parung saat ini sudah kembali kondusif. Namun, kejadian tersebut menjadi perhatian dan bahan antisipasi bagi kepala unit pasar lainnya.
“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari,” pungkasnya
