Kolaborasi Telkom dan Telkom University untuk Masa Depan Digital Indonesia
Sosialisasi kali ini menghadirkan dua narasumber utama: Suharsono, Senior Manager SDG’s–Social Responsibility Center PT Telkom Indonesia, dan Runik Machfiroh, Ketua SDG’s Center Telkom University.
Dalam paparannya, Suharsono menegaskan bahwa Innovillage merupakan ruang kolaboratif untuk mewujudkan CSR Telkom yang berfokus pada implementasi SDGs.
“Melalui kolaborasi dengan mahasiswa dan perguruan tinggi, kami ingin menghadirkan program socio-digital-preneurship sebagai solusi atas berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Tahun ini, Innovillage ke-6 diharapkan memberi dampak lebih besar, menjawab tantangan nyata, dan mendukung agenda SDGs Indonesia,” ungkap Suharsono, Selasa (21/10/2025).
Baca Juga:New Hemangini Hotel Bandung Hadirkan “Nostalgic Cars”, Satu-Satunya Showcase Mobil Antik di Hotel Bandung6 Tips Merawat Motor Honda Agar Tetap Prima dan Nyaman Digunakan
Ia menambahkan, selama lima tahun terakhir lebih dari 800 inovasi telah lahir dengan dampak bagi lebih dari 20 ribu penerima manfaat. Fokus tahun ini dipilih berdasarkan evaluasi SDGs Indonesia dan mendukung arah kebijakan nasional.
“Kami mengundang mahasiswa dan dosen di seluruh Indonesia untuk segera bergabung di Innovillage. Lakukan social mapping, kenali permasalahan di sekitar, dan rancang solusinya. Kami akan membimbing dan men-support ide terbaik dengan pendanaan agar dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Runik Machfiroh menegaskan bahwa Innovillage adalah bentuk nyata implementasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Enam tahun perjalanan Innovillage membuktikan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program, tapi gerakan untuk kemajuan Indonesia. Mahasiswa tak hanya belajar teknologi, tapi juga mengasah empati sosial dan semangat kebangsaan,” jelas Runik.
Runik juga menargetkan keterlibatan 130 universitas, 1.000 proposal, dan 3.000 peserta tahun ini, yang akan menghasilkan 180 prototipe siap diinkubasi dan dipasarkan. Mahasiswa terpilih akan memperoleh pendanaan hingga Rp30 juta, hak publikasi dan HKI, serta pelatihan teknologi, AI, media sosial, dan IT secara gratis.
“Innovillage adalah wujud nyata mahasiswa mencintai Indonesia menjadi agen percepatan tujuan pembangunan berkelanjutan,” tutup Runik.
My Innovillage: Platform Digital bagi Para Inovator
Sesi berikutnya menampilkan Muhammad Ammar, tim IT Innovillage, yang memperkenalkan tutorial platform Innovillage melalui dua portal utama:•innovillage.id — pusat informasi dan berita seputar program•my.innovillage.id — sistem utama untuk pendaftaran, seleksi, dan implementasi proyek
