Ia berharap konferensi ini memberi dampak luas, tidak hanya untuk civitas akademika, tetapi juga masyarakat umum.
“Dengan adanya insight ini, masyarakat bisa lebih paham bagaimana AI ke depan dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, tanpa mengabaikan potensi dampak negatifnya,” pungkas Didin. (*)
