“AIFE 2025 diharapkan mempercepat adopsi teknologi berbasis sains dan memperkuat kolaborasi akademisi, industri, dan pemerintah untuk menjembatani riset dengan praktik lapang, demi produktivitas, keamanan, dan keberlanjutan akuakultur Indonesia,” tutup Dr. Magdalena.
Melalui AIFE 2025, SITH ITB memperluas kolaborasi riset dan memperkuat peran akademisi dalam membangun industri akuakultur nasional yang kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung visi ketahanan pangan Indonesia. (bbs)
