5 Demonstrasi Terbesar yang Pernah Terjadi di Dunia

5 Demonstrasi Terbesar yang Pernah Terjadi di Dunia
Demonstrasi Terbesar yang Pernah Terjadi di Dunia.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sepanjang sejarah, demonstrasi sering menjadi cara masyarakat menyuarakan ketidakpuasan, menuntut perubahan, atau melawan kebijakan yang dianggap tidak adil. Dari sekadar aksi damai hingga berakhir dengan tragedi, demonstrasi besar telah meninggalkan jejak mendalam dalam perjalanan politik, sosial, bahkan kemanusiaan dunia. Berikut adalah lima demonstrasi terbesar yang tercatat dalam sejarah.

5 Demonstrasi Terbesar yang Pernah Terjadi di Dunia:

1. Demonstrasi Tiananmen Square, Tiongkok (1989)

Salah satu demonstrasi paling ikonik dalam sejarah modern adalah demonstrasi di Tiananmen Square, Beijing, pada 1989.

Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan masyarakat, terutama mahasiswa, terhadap korupsi, kurangnya kebebasan berekspresi, dan tuntutan untuk reformasi politik yang lebih demokratis.

Baca Juga:Cek Saldo DANA Rp175 Ribu di Sini, Jangan Sampai Hangus!iPhone 17 Pro vs Pro Max: Apa Bedanya? Cek Spesifikasi Lengkapnya di Sini

Lebih dari satu juta orang dari berbagai kalangan berkumpul di lapangan terbesar di Beijing untuk menyuarakan aspirasi mereka. Awalnya aksi berjalan damai, namun pemerintah Tiongkok merespons dengan tindakan keras.

Tank dan pasukan militer dikerahkan, menyebabkan bentrokan berdarah yang menewaskan ratusan orang. Hingga kini, tragedi Tiananmen tetap menjadi simbol perjuangan rakyat melawan otoritarianisme, meski pembicaraan tentang peristiwa ini masih sangat dibatasi di Tiongkok.

2. Gerakan Reformasi di Indonesia (1998)

Indonesia juga mencatat sejarah besar melalui demonstrasi mahasiswa pada 1998 yang dikenal sebagai gerakan Reformasi.

Latar belakangnya adalah krisis moneter Asia yang menghantam ekonomi Indonesia, diperparah dengan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di bawah pemerintahan Presiden Soeharto.

Demonstrasi yang dipimpin mahasiswa berlangsung di berbagai daerah, dengan Jakarta sebagai pusatnya.

Aksi-aksi ini semakin besar hingga akhirnya memicu kerusuhan massal. Puncaknya, ribuan mahasiswa menduduki Gedung DPR/MPR untuk mendesak Soeharto mundur.

Tragedi Mei 1998 menelan korban lebih dari seribu jiwa, termasuk korban penembakan mahasiswa Trisakti, serta menimbulkan kerusakan ekonomi dan trauma sosial mendalam.

Baca Juga:Istri Mantan PM Nepal Tewas Usai Rumah Dibakar Massa9 Motor Matic Paling Irit, Cocok Buat Bolak-Balik Kerja atau Kuliah

Namun, dari peristiwa itulah lahir era Reformasi, yang membuka jalan menuju sistem politik lebih demokratis di Indonesia.

3. March on Washington, Amerika Serikat (1963)

Jika dua peristiwa sebelumnya berakhir tragis, March on Washington for Jobs and Freedom pada 28 Agustus 1963 justru dikenang sebagai tonggak kemenangan gerakan hak-hak sipil di Amerika Serikat.

Aksi ini diikuti sekitar 250 ribu orang yang berkumpul di depan Lincoln Memorial, Washington D.C.

0 Komentar