Menurutnya, korban berasal dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, pelajar, masyarakat umum, dan pengemudi ojek online.
“Karakteristik korban kebanyakan memang peserta demo. Tapi ada juga pelajar, masyarakat umum, ojol,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Kota Bandung menerjunkan tim medis di sejumlah titik kumpul massa aksi untuk memastikan respons cepat terhadap korban yang membutuhkan penanganan darurat. Koordinasi dengan rumah sakit rujukan dan lembaga terkait juga terus dilakukan guna memastikan seluruh korban tertangani secara optimal. (Dam)
