“Tuntutan kami jelas dan sederhana: pendidikan harus dikembalikan kepada esensinya. Jangan sampai anak-anak menjadi korban dari konflik manajemen,” ujar Hakiyudin.
Ia menambahkan, dua dari tiga tuntutan tersebut sudah hampir dipenuhi oleh yayasan. Namun, proses negosiasi terkait pengembalian Sopian ke posisi semula masih berlangsung, mengingat statusnya yang telah di-PHK.
“Kalau Pak Sopian tidak kembali, maka kelas 6 akan kehilangan guru. Ini jadi pertimbangan penting. Kami harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ucapnya.
Baca Juga:PP Safinatul Qodiri Turut Hadir Dalam Manaqib Dzikir Akbar di At-Taufiq Ciucing GarutDapat Royalti Rp497 Ribu, Ari Lasso: Lebih Baik Saya Lapar Daripada…
Saat ini, proses mediasi dan negosiasi masih terus berjalan antara pihak yayasan, guru, dan wali murid. Para orang tua berharap, permasalahan ini segera menemukan solusi demi kelangsungan pendidikan anak-anak mereka.
