Mahapancas Kota Bogor berharap aksi ini membuka peluang diskusi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan secara baik, sekaligus mendorong agar seluruh proses ke depan berjalan lebih transparan dan terbuka.
“Kami minta kepada Wali Kota Bogor dan seluruh pihak terkait agar bisa mengambil tindakan tegas. Batalkan tender, ulangi sesuai RKS resmi dan berdasarkan prosedur resmi undang-undang, serta bersihkan pejabat yang terlibat,” pungkasnya. (mg1)
